Pertama Kali Punya E-Reader, Begini Ulasan Dari Saya!
Memiliki E-reader sebenarnya sudah lama menjadi salah satu Wish List saya. Namun, semakin banyaknya brand baru yang muncul selain dari Amazon Kindle membuat saya bingung pilih yang mana.
Karena jujur saja banyak pertimbangan saya dalam membeli sesuatu seperti ini, terlebih jika itu barang yang akan digunakan dalam jangka waktu yang panjang.
Dan seminggu lalu saya memutuskan untuk membeli TopJoy E-reader. Yang bahkan merk-nya sangat awam dan mungkin memang tidak banyak yang tahu. Tapi tentu saja ada alasannya.
E-reader adalah perangkat elektronik yang dirancang khusus untuk membaca (e-book, dokumen dan text). E-reader memiliki tampilan layar E-Ink yang mirip dengan kertas, beda dengan layar LCD perangkat lainnya.
Berikut ulasan TopJoy E-Reader E603
Spesifikasi:
- OS: Android 8.1
- CPU: Quad-core Cortex-A7
- Storage: RAM 1GB + Internal 32GB
- Battery: 3.8V - 1300mAh
- Size: 5.8 Inci (155gr)
- Wifi
- USB Type-C
- Support Memory External
Dari spesifikasi diatas, bisa kita simpulkan kalau meskipun ini berbasis Android, namun karena fokus menjadi e-reader tentu saja banyak keterbatasan tidak seperti gawai Android lainnya. Untuk Spesifikasi tak ada masalah bagi saya.
Untuk setiap pembelian sudah disertai dengan 1 kabel Type-C, 1 charger 2A dan Flip Book Case.
Pengalaman Pemakaian Selama 1 Minggu.
Selama 1 minggu penuh saya menggunakan device ini, sebenarnya tak banyak yang bisa dikasih catatan, toh ini hanyalah e-reader. Yang jelas saya jauh lebih nyaman membaca buku disini ketimbang di ponsel maupun tablet.
Karena jika membaca di tablet, selain beratnya yang bikin tangan saya sampai pegal karena pegang kelamaan, mata juga jadi cepat lelah setelah membaca lebih dari 30 menit.
Baca juga: Cherie - Salon Nail Art di Pekanbaru Dengan Hospitality Terbaik
Dan banyaknya aplikasi lain di tablet dan juga ponsel membuat saya mudah terdistraksi. Khususnya jika ada notifikasi yang masuk. Jari saya tentunya secara otomatis membuka apapun itu. Dan kemudian saya lupa kalau sedang membaca buku. Dan begitu seterusnya.
Dengan menggunakan e-reader, saya benar-benar lebih fokus membaca buku karena tidak ada distraksi. Saya bisa baca buku dalam waktu yang lama tanpa tangan terasa pegal ataupun mata yang lelah karena layar LCD.
Harga
Untuk harga, ini menjadi salah satu pertimbangan saya. Harganya Rp. 1,772,290. Cenderung lebih murah dari merk lain seperti Amazon Kindle, Kobo, BOOX dan lain sebagainya.
Kelebihan & Kekurangan
Kelebihan yang paling saya suka adalah ukuran yang kecil, ringan dan sekali lagi ini berbasis Android. Sehingga saya bisa membaca tidak hanya dari aplikasi Kindle atu Google Books saja.
Device ini bisa membaca format dokumen EPUB, PDF,TXT, DOCX Dll. Sehingga saya bisa download langsung buku atau dokumen dari Google Drive langsung dari e-reader nya.
Dengan kata lain, TopJoy E-reader ini cukup mudah untuk dioperasikan. Dan juga bisa ambil screenshot dari buku ataupun dokumen yang kita baca.
Kekurangan yang saya sayangkan hanyalah masalah baterai. Ukurannya yang sangat kecil hanya 1300mAh menjadikannya boros baterai. Meski dalam keadaan siaga e-reader ini bisa tahan 2-3 hari. Namun ketika digunakan seharian akan cepat habis.
Sebenarnya tidak masalah bagi saya sebagai casual reader. Yang artinya tidak melulu harus baca buku sehingga tak bisa lepas dari e-reader. Saya hanya baca diwaktu luang dan kapan ingin baca.
Kesimpulan
Secara keseluruhan saya suka karena sangat berguna bagi saya secara pribadi. Untuk orang yang membaca sambil mengunggu antrian, atau untuk mengisi waktu kosong saja ini mungkin bisa jadi pilihan. Namun jika kalian ingin yang baterainya super awet dan melakukan anotasi atau catatan kecil, sebaiknya pilih yang lain.
Baca juga: Review: Omniscient Reader: The Prophet - Cukup Tapi Bisa Lebih Lagi
Link Pembelian
Detail lainnya:
![]() |
| Perbandingan membaca di Tablet Android dengan mode Gelap |
![]() |
| Perbandingan membaca menggunakan tablet Android dengan Mode Terang |




%20-%20tiffany%20wijaya.jpg)
%20-%20tiffany%20wijaya.jpg)
%20-%20tiffany%20wijaya.jpg)

Posting Komentar